Siswa MAN 1 Deli Serdang Pelajari Ketimpangan Sosial Lewat Studi Kasus di Desa Medan Sinembah
Deli
Serdang (Humas). Ketimpangan sosial masih sering terjadi dan belum sepenuhnya
terselesaikan. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin maju, tidak semua
masyarakat dapat merasakan perubahan sosial secara merata. Hal ini dipelajari
oleh siswa kelas XII D MAN 1 Deli Serdang melalui kegiatan studi kasus pada
mata pelajaran Sosiologi, Selasa (27/01/26) di Desa Medan Sinembah Tanjung
Morawa.
Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk penelitian
kualitatif, di mana siswa turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengamatan
dan wawancara. Salah satu temuan siswa adalah kehidupan seorang nenek berusia
sekitar 80 tahun bernama Nenek Rapan.
Nenek Rapan hidup dalam keterbatasan dan jauh dari akses teknologi. Dalam kesehariannya, ia hanya mengandalkan lampu teplok atau sentir sebagai penerangan. Meski hidup sederhana, Nenek Rapan tetap berusaha memenuhi kebutuhan hidup dengan berjualan hasil kebun yang diperolehnya dari mengais di kebun orang lain.
Kondisi tersebut menjadi pelajaran berharga bagi siswa. Kehidupan Nenek Rapan sangat berbeda dengan masyarakat perkotaan yang hidup dengan fasilitas lengkap dan teknologi modern. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan sosial belum dirasakan oleh semua kalangan masyarakat.
“Kami baru
benar-benar memahami arti ketimpangan sosial setelah melihat langsung kehidupan
Nenek Rapan. Kegiatan ini membuat kami lebih bersyukur dan peduli terhadap
kondisi masyarakat sekitar,” ujar Ridho salah seorang siswa kelas XII D.
Guru mata pelajaran Sosiologi MAN 1 Deli Serdang Kiki
Wulandari, S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar siswa lebih
memahami kondisi sosial di sekitar mereka. “Melalui kegiatan ini, siswa belajar langsung dari
masyarakat dan memahami bahwa ketimpangan sosial masih nyata terjadi,”
ujarnya.
Plt Kepala MAN 1 Deli Serdang Arwansyah Dalimunthe,
S.Ag, M.Pd juga mengapresiasi kegiatan tersebut. “Madrasah berharap
pembelajaran seperti ini dapat menumbuhkan rasa peduli dan empati siswa
terhadap sesama,” tuturnya.
Melalui studi kasus ini, siswa MAN 1 Deli Serdang
diharapkan dapat memahami materi perubahan sosial dengan lebih baik serta
memiliki kepedulian terhadap permasalahan sosial di lingkungan sekitar.
MAN 1 DELI SERDANG